Minggu, 16 Juni 2024 | 03:38 WIB

Ketua DPRD Kota Cimahi Membuka Gelar Lomba Anak Sholeh Tingkat Kota Cimahi

foto

 

Foto : Ketua DPRD Kota Cimahi , H. Achmad Zulkarnain.

Cimahi,Transaktual

Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zulkarnain, membuka acara lomba anak Sholeh yang di prakarsai oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Cimahi, di Gedung Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Dra Hj Djulaeha Karmita nomor 5 Cimahi Tengah, Sabtu (25/5/2024).

Acara tersebut selain dibuka dan di hadiri oleh Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain dan Ketua BKPRMI, Asep Sutisna, Ketua Dewan Syuro DPC Partai PKB Dede Latief, Serta Peserta Lomba dan Tamu Undang.

Menurut Achmad Zulkarnain, dengan digelarnya lomba anak Sholeh yang diikuti sebanyak 454 peserta dan yang tidak ikut sebanyak 12  unit TPA,  Anak Sholeh dari berbagai TPA di Kota Cimahi.

“Harus kita pahami dan menjadi komitmen kita, untuk menentukan anak Sholeh, itu adalah hal-hal yang paling utama baik untuk orang tua maupun negara, sebagai investasi utama yang terus menerus yang menjadi pahala yang terus mengalir dari anak yang Sholeh,” ungkapnya.

Bahkan lanjut Achmad Zul, tidak ada peribahasa anak yang pintar atau anak orang kaya, hal itu tidak pernah disebutkan.

“Tetapi yang disebutkan oleh Rasulullah SAW, hanya seorang anak yang Sholeh yang medo’akan orang tuanya,” imbuh Achmad Zul.

Jadi hal itulah yang menjadi tujuan utama nya, ketika orang tua punya anak,maka tujuan yang paling utama adalah orang tua mendidik anak, agar anak-anak mereka menjadi Sholeh, dan kemudian mereka mendo’akannya, ketika orangtunya sudah tidak ada,” terang Achmad Zul.

Bahkan diakui oleh  Achmad Zul, bahwa setiap Negara melalui Pemerintahannya, masalah anak yang Sholeh, merupakan suatu kewajiban.

“Karena kita tujuan bernegara adalah salah satunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsanya, maka dari pemerintah wajib hadir,” tegas Achmad Zul.

Karena tambah Achmad  Zul, dari pihak pemerintah bukan hanya menyelenggarakan pendidikan secara umum saja.

“Tetapi juga pendidikan yang berbasis agama, yang sangat penting dan sangat mendasar, untuk pembentukan karakter religiusnya, sehingga nantinya mereka bisa berkarya dan beramal, lebih baik lagi karena didasari nilai-nilai agama,” tandasnya.

Seperti dijelaskan pula oleh Achmad Zul, bagaimana para Panitia untuk mengadakan acara lomba anak Sholeh tersebut bekerja siang dan malam.

“Tanpa ada pemahaman dan didasari oleh nilai-nilai agama, tidak mungkin acara ini seperti sekarang, tapi karena ngerti mereka didasari nilai-nilai agama, dan secara ikhlas pahalanya tidak bisa diukur dengan nilai-nilai rupiah,” tandasnya.

Sebagai Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zul sangat mengapresiasi kegiatan lomba anak Sholeh tersebut.

“Dan sangat setuju, dan secara pribadi berkomitmen apa yang tadi disampaikan oleh Ketua  Asep Sutisna, BKPMRI

seharusnya pemerintah, lebih banyak hadir dan bertanggung jawab terhadap mencerdaskan kehidupan bangsa.

Maka dari itu karena para panitia acara didasari nilai-nilai agama, menurut Achmad Zul sudah pasti Karya-karya nya akan lebih baik lagi.

Begitupula Ketua Umum BKPMRI Kota Cimahi, Asep Sutisna, menerangkan bahwa yang ikut dalam lomba anak Sholeh tersebut sebanyak 454 orang, sedangkan yang tidak ikut sebanyak 12 Unit (TPA) karena acaranya sangat mendesak dan terlambat daftar.

Ketua Umum BKPMRI Kota Cimahi Asep Sutisna, mengharapkan pemerintah Kota Cimahi mau peduli terhadap Ustadz dan Ustadzah di Kota Cimahi.

Kata Asep kita mempunyai 40 unit sekolah TPA dan TPQ di Kota Cimahi, jadi yang mengirimkan peserta nya sebanyak 28 sekolah, berarti 454 peserta, Insha Allah di Fase ke 13, dari pihak BKPRMI akan lebih gebyar lagi mengadakan acaranya.

“Mudah-mudahan target pembentukan unit baru, kita akan sampaikan asthaf kesini,” kata Asep.

Bahkan menurut Asep, bila pesertanya sebanyak 100 unit TPA dan TPQ, “Maka Insya Alloh kita punya santri tidak kurang tidak lebih diangkat 3000 santri,” terang Asep.

Bahkan dalam acara tersebut yang diperlombakan sebanyak 13 perlombaan seperti, lomba menggambar, lomba mewarnai, kaligrafi, nasyid, lomba Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Tartil Jus

Ama, Cerdas Cermat, Peragaan tata cara sholat, ceramah agama Islam, Kisah Islami,  lomba komat, lomba adzan.

Ditambahkan oleh Asep, inilah salah satu ajang bagaimana kita memberikan wadah memberikan tempat untuk anak-anak sholeh yang kita dicintai berkreasi inilah sebuah momentum sebuah apa namanya sebuah kesempatan untuk anak-anak berkreasi dan insya Allah kita berkomitmen bagaimana kita membentuk anak sholeh untuk tetap semangat.

Salah satu kewajiban bukan hanya kami sampai semua orang tua juga berkeinginan punya anak cuma ada tiga amalan yang tidak akan dipatuhi satu harta yang di ilmu yang bermanfaat ketiga adalah anak yang sholeh jadi ini adalah sebuah momentum bagaimana kita menentukan yang peroleh yang berbakti terhadap orang tua berbakti terhadap negara dan sebabnya menjadikan Cimahi oleh Cimahi juara dan Cimahi yang juara-juara ke mana arahnya yang akan diarahkan karena masih ada adalah tingkat kejenjang selanjutnya dari yang dapat juara hari ini akan maju ketingkat Jawa Barat yang Insyaallah di Bulan Juni dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya setelah itu akan mewakili Jawa Barat untuk Tingkat Nasional jadi jenjang itu adalah dari Tingkat Kota/ Kabupaten mudah mudah harapan Kota Cimahi Juara Umum  Provinsi ke Nasional ,ujar Asep.

 

( Efri/Transaktual )