Minggu, 16 Juni 2024 | 03:29 WIB

Ketua DPRD Kota Cimahi,PKS Siapkan Kader Pilwalkot Cimahi, ada Achmad Zulkarnain dan Bagja Setiawan

foto

 

Foto : Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain.

Cimahi  Transaktual

Dalam Bursa Pemilihan Wali Kota Cimahi 2024 udah mulai menggeliat. Sejumlah Partai Politik telah membidik tokoh-tokoh publik yang punya elektabilitas tinggi. Mereka mulai melakukan penjaringan dan penjajakan Koalisi.

Di kubu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku pemenang 20 persen kursi Parlemen di Kota Cimahi telah menyiapkan dua kadernya yang dinilai punya kapasitas dan elektabilitas tinggi.

Ada dua Ketua DPRD Kota Cimahi Periode 2019-2024, Achmad Zulkarnain, dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Periode 2019-2024, Bagja  Setiawan,ini dari hasil penjaringan internal dan sudah diserahkan ke DPP," kata Ketua DPD PKS Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko yang juga anggota DPRD Kota Cimahi saat dihubungi.

Wahyu menjelaskan setelah diusulkan, DPP PKS akan memilih antara Achmad Zulkarnain atau Bagja Setiawan yang akan diusung di Kota Cimahi. Selain kader dari internal, DPP juga akan membuat SK pasangan calon yakni Wali Kota dan Wakilnya.

"Proses selanjutnya DPW sudah menyampaikan ke DPP, nanti DPP akan memutuskan satu nama Pak Achmad atau Kang Bagja.

Siapapun keputusannya yang diambil oleh DPP insya Alloh itu yang terbaik dan kami siap memenangkan perhelatan Pilkada di Kota Cimahi," ujar Wahyu.

Dirinya membeberkan pertimbangan PKS mengusulkan dua nama itu untuk diusung di Pilkada Kota Cimahi. Mereka dinilai memenuhi persyaratan seperti elektabilitas dan berpengalaman. Achmad Zulkarnain pada Pilkada Kota Cimahi 2017 juga diusung menjadi Calon Wali Kota Cimahi.

Sedangkan Bagja Setiawan meskipun berkarir menjadi Anggota DPRD KBB namun dia merupakan warga Kota Cimahi yang dianggap sudah memiliki jaringan.

Sehingga dengan berbagai pertimbangan itu keduanya sama-sama pantas diusung pada Pilkada Kota Cimahi 2024.

"Banyak pertimbangannya karena kita ada bobot-bobot tertentu salah satu elektabilitas dan semacamnya dan menurut penilaian kami sosok kedua orang ini memang sangat pantas menjadi calon wali kota yang diusung PKS," kata Wahyu.

Dia melanjutkan, sebagai partai politik pemenang kursi terbanyak di Pileg Kota Cimahi 2024 dengan sembilan kursi, PKS tentunya memiliki ambisi untuk menjadikan kadernya sebagai calon wali kota.

Namun hal itu tentunya tidak mutlak karena nantinya tentunya akan dibahas dengan partai politik lain.

Sebab, meski sudah memiliki tiket untuk mengusung pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi sendiri karena memiliki modal 9 kursi, namun PKS tetap akan berkoalisi dengan partai politik lainnya. Wahyu mengatakan dirinya sejauh ini sudah berkomunikasi dengan partai politik lainnya terkait Pilkada 2024.

"PKS walaupun sudah bisa berangkat sendiri memenuhi tiket tapi PKS tidak berpikir seperti itu. Justru ingin menggalang koalisi besar dengan partai politik manapun. Saya sudah berkomunikasi dengan Partai Politik lainnya,ujarnya.

 

 

 ( Efri/Transaktual )